Bandung, TrisaktiPost - Lomba Kompetensi Siswa (LKS) ialah kompetisi tahunan antar siswa pada jenjang SMK sesuai bidang keahlian yang diajarkan pada SMK peserta. LKS ini setara dengan OSN (Olimpiade Sains Nasional) yang diadakan di SMP/SMA. Siswa yang mengikuti LKS adalah siswa yang telah lolos seleksi tingkat kabupaten dan provinsi dan akan mewakili Indonesia ke ASEAN Skills (Kompetisi Keahlian tingkat ASEAN) dan World Skills International Competition (Kompetisi Keahlian tingkat Dunia).

Lomba Kompetensi Siswa (LKS) diadakan setiap tahunnya. Kegiatan ini merupakan salah satu bagian dari rangkaian seleksi untuk mendapatkan siswa-siswi terbaik dari seluruh Indonesia yang akan dibimbing lebih lanjut oleh tim bidang kompetisi masing-masing dan akan diikutsertakan pada kompetisi keahlian tingkat internasional.

Guna meningkatkan kemampuan para siswa SMK di Kabupaten Bandung Barat (KBB), Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) mengadakan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Se-Kabupaten Bandung Barat (KBB).  

Kepala Balai Pelayanan dan Pengawasan Pendidikan Wilayah IV Provinsi Jawa Barat Drs. H. Dede Amar, MPd ketika di hubungi mengungkapkan, LKS merupakan jembatan anak berprestasi untuk dapat mengikuti lomba selanjutnya di tingkat provinsi dan nasional.

Amar mengatakan, sebelumnya pun ada siswa yang berasal dari Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang mewakili Provinsi Jawa Barat pada LKS tingkat Nasional.

"Pada tingkat Nasional kalo ngga salah, ada siswa SMK berasal dari Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang turut mewakili Provinsi Jawa Barat saat LKS di tingkat Nasional tepatnya di Provinsi Yogyakarta" ucapnya.

Amar menambahkan, agar menjadi siswa yang terbaik dalam LKS, sekolah harus mendukung penuh terhadap siswa yang memiliki kompetensi dan berprestasi.

"Kalau mau yang terbaik dan terdepan harus memberikan dukungan yang terbaik juga terhadap para siswa berprestasi yang ada di sekolah masing-masing", tambahnya (12/09).

Ketua MKKS Kabupaten Bandung Barat (KBB), Drs. H. Deni Mariana, Spd.MM, ketika di temui mengungkapkan, LKS tahun 2017 di Kabupaten Bandung Barat (KBB) diadakan pada tanggal 11-16 September, diikuti oleh 147 peserta dari 103 SMK, yang melombakan 19 mata lomba, dari 19 mata lomba tersebut 12 mata lomba tidak dipungut biaya apapun.

"Sengaja kami gratiskan untuk mendorong sekolah agar aktif mengikuti LKS, karena ini lomba bergengsi di tingkat SMK, dan 7 mata lomba ada subsidi dari sekolah untuk belanja bahan," Ungkapnya.

Deni juga menambahkan "Ini LKS pertama, biasanya untuk ikut lomba ditunjuk langsung, dengan LKS ini siswa akan merasakan aura lomba, hasil dari LKS ini juaranya akan kami lombakan pada tingkat provinsi," tambahnya.

Deni berharap, dari hasil LKS 2017 itu terlahir siswa yang akan mewakili Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada LKS tingkat nasional. "Kabupaten Bandung Barat (KBB) sudah masuk LKS tingkat Jawa Barat namun belum nasional, mudah mudahan kedepannya dapat mengikuti LKS tingkat nasional," tambahnya.
Share To:

Trisakti TV

Post A Comment:

0 comments so far,add yours