Bandung, TrisaktiPost - Pendidikan karakter adalah pendidikan budi pekerti ‘plus’ yang melibatkan aspek pengetahuan (cognitive), perasaan (feeling), dan tindakan (action).

Pada dasarnya pendidikan karakter merupakan upaya untuk membentuk dan mengembangkan karakter positif siswa melalui pendidikan budi pekerti. Dengan pendidikan karakter, seorang anak akan menjadi cerdas emosinya.

Pendidikan anak usia dini yang menerapkan sistem pendidikan inklusi, memiliki empati yang lebih besar pada anak-anak berkebutuhan khusus dibandingkan dengan anak-anak lain yang sekolah dengan sistem eksklusif. Ini menunjukkan bahwa interaksi anak-anak normal dengan anak berkebutuhan khusus dalam kelas inklusif mampu menumbuhkan karakter anak.

Sistem pendidikan inklusi dapat meningkatkan kualitas karakter anak pada usia dini, khususnya dalam hal empati. Kondisi ini tercapai dengan cara menanamkan kepedulian pada sesama dalam lingkungan belajar yang inklusif.

Lihat saja, di Kabupaten Bandung tepatnya diKomplek Taman Rahayu Blok C1 No. 19 Kecamatan Margaasih Kopo ada sekolah setingkat TK yang diberi nama, Taman Kanak Kanak Cherya. Taman Kanak kanak yang didirikan pada tahun 2000an ini berlabel sekolah inklusif, atau sekolah yang menerima anak berkebutuhan khusus (ABK).

“Di sini kita tidak membeda-bedakan siswa, para siswa belajar bersama kemandirian, rasa tanggung jawab, tolong menolong, serta gotong royong,” ujar Kepala TK Cherya, Esther Magdalena S.Pd, SE, MPd.

Ester menambahkan, saat ini TK Cherya terus memberikan pelayanan pendidikan yang berkualitas dengan tarif yang terjangkau bagi tingkat pendapatannya kurang mampu. “Jadi sekolah kita itu menerima tanpa syarat, kecuali kuota yang membatasinya,” tambahnya.

TK Cherya memiliki tujuan untuk memanfaatkan dan memaksimalkan apa yang sudah orangtua lakukan untuk membentuk karakter anak-anaknya.

“Taman Kanak kanak ini nyaris tidak ada peraturan. Artinya, kami menerima semua jenis karakter anak. Pihak TK hanya menumbuhkan karakter anak tersebut dengan dasar pengetahuan, perasaan, dan tindakan,”paparnya.

“Peran serta para pengajar di sini hanya memfasilitasi guna menumbuhan karakter anak dengan keteladanan,” ucapnya.
Share To:

Arahman Ali

Post A Comment:

0 comments so far,add yours