Jakarta, TrisaktiPost - Partai Kebangkitan Bangsa berkomitmen untuk terus mengawal pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII).

Keseriusan itu disampaikan oleh Wakil Ketua FPKB, H. Maman Imanulhaq usai audiensi dengan Wakil Presiden H.M. Yusuf Kalla pada Rabu (18/07) di Kantor Wakil Presiden, Jakarta.

Pada kesempatan itu,
Wakil Presiden RI, H.M. Jusuf Kalla menerima Ketua Komisi VIII DPR RI M. Ali Taher beserta jajaran untuk membahas pembentukan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII). Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Menteri Agama RI, Lukman Hakim Syaifuddin serta Menteri Ristek, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir. 

Anggota Komisi VIII DPR RI FPKB, H. Maman Imanulhaq berharap tujuan UIII agar mampu menjadi pusat penyebaran kebudayaan dan peradaban Islam yang modern, toleran dan maju bisa terwujud.

"Islam kita, Islam Indonesia menjadi harapan baru di tengah akutnya krisis konflik yang terjadi di negara-negara Islam di Timur Tengah saat ini", ungkap Maman.

Dalam perkembangan, Islam Indonesia itu yang merupakan hasil pemahaman dan tradisi keagamaan yang khas telah menghasilkan spirit Islam damai.

Keunikan Islam Nusantara Khas Indonesia ini, telah menjadi khazanah Islam yang berbeda dengan Negara-Negara Islam lain. Karena itu, menurut Maman perlu dirawat dan diabadikan.

"UIII punya mandat dan misi besar untuk merawat Islam Damai yang rahmatan lil alamin ini", papar Maman.

Hal itu sesuai dengan tujuan didirikannya UIII, yakni untuk meneguhkan Indonesia sebagai referensi kompatibilitas Islam dan demokrasi, mata air dan teladan dunia bagi perwujudan Islam yang Rahmatan Lil Alamin.

Sejalan dengan itu, Wapres RI H.M. Jusuf Kalla pun meminta supaya UIII tidak menjadi tempat bagi penyebaran radikalisme.

Karena itu, harus ditentukan pemilihan kurikulum dan dosen-dosen yang sesuai dengan tujuan yang baik.
Share To:

Trisakti TV

Post A Comment:

0 comments so far,add yours