Indramayu, TrisaktiPost - Kitab suci Al-Quran berisi ajaran tentang kejujuran, transparansi dan sikap tanggung jawab. Maka siapapun yang mengaji Quran akan menjadi orang yang anti korupsi.

Demikian diungkapkan anggota Komisi 8 DPR RI, Maman Imanulhaq dalam acara Khotmil Quran di Pesantren PETUAH Jatibarang Indramayu pada Jum'at (07/07).

"Kita harus membangun generasi Qurani,  generasi yang menolak prilaku korupsi", tegas ketua Lembaga Dakwah PBNU ini.

Wakil Ketua Fraksi PKB ini menjelaskan bahwa PKB tidak mengirimkan anggotanya di Angket KPK karena PKB punya komitment untuk mewujudkan Good Governance,  sebuah pemerintahan yang bersih,  transparan dan tidak korupsi.

Selain itu, Maman mengatakan bahwa PKB akan terus memperjuangkan kepentingan umat Islam dalam pendidikan,  terutama pondok pesantren dan madrasah diniyah.

"Saya mendapat dukungan para Kiai untuk terus dukung KPK dalam pemberantasan korupsi. Saatnya memotivasi umat untuk bekerja keras, mewujudkan keadilan, masyarakat yang tidak korupsi, dan tertib", tegas Maman.

Pengasuh Pondok Pesantrem PETUAH,  Kiai Masruhin mendoakan Maman Imanulhaq untuk terus menyuarakan dan memperjuangkan aspirasi umat.

"Saya dan para Kiai yakin Kang Maman itu mampu jadi corong perjuangan dan aspirasi umat. Kami bangga Kang Maman terus menyuarakan kepentingan pesantren, para ustadz dan guru honorer serta umat Islam", ungkap Kiai Masruhin.

Acara yang dihadiri ratusan jamaah ini diiisi khataman,  pembacaan Ratib oleh KH.  Abd.  Basith dan KH. Ibadurrahman. Acara dimantapkan Tausiah oleh pakar Quran KH. Prof. DR. Ahsin Quran,  MA.
Share To:

Trisakti TV

Post A Comment:

0 comments so far,add yours