Bandung, TrisaktiPost - Pasca beredarnya foto Surat Keputusan (SK) pencopotan Fitrun Fitriansyah sebagai Ketua Hanura Jabar oleh DPP Hanura dan menunjuk Aceng Fikri sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Hanura Jabar, membuat sejumlah pengurus DPD di Jabar mulai bereaksi dikarenakan banyak agenda politik yang harus di selesaikan oleh kepengurusan DPD Hanura Jabar.

Wakil ketua DPD Partai Hanura Jawa Barat M Arif Rahman ketika ditemui ruang kerjanya mengatakan, "Saya sayangkan dengan beredarnya foto WA SK PLT Ketua Jabar, seharusnya menjadi  persoalan di internal DPD Hanura Jabar dan tidak menjadi konsumsi publik. Mekanisme, aturan dan etika organisasi ini kelihatan bahwa tidak adanya kondusifitas dan masa depan partai ini yang hanya dibikin panggung dagelan oleh oknum-oknum yang ingin memecah belah soliditas di Hanura Jabar,” ungkap Arif (21/06/2017).

Arif juga menambahkan, "Perlu diketahui sampai hari ini bahwa Fitrun Fitriansyah secara pribadi maupun institusi belum menerima secara resmi surat pemberhentian tersebut dan malah beredar tidak karuan di kalangan eksternal. Tapi kalaupun betul tentu ada tahapan, mekanisme dan etika organisasi yang harus ditempuh dalam berorganisasi, harus ada peringatan  SP 1 atau SP 2 dan panggilan dari Dewan kehormatan,” sambungnya.

Hal senada di sampaikan juga disampaikan oleh Wakil Sekretaris DPD Partai Hanura Jabar Dony Evran, "Perlu disampaikan bahwa ketua DPD Hanura Fitrun tidak sedang dalam berperkara apakah status menjadi saksi atau tersangka baik di kepolisian kejaksaan atau KPK, maka dalam segi hukum saya katakan sudah jelas tidak berperkara”.
 
Disinyalir mendengar persoalan keluarnya SK PLT dikarenakan urusan Pilkada dan dukung mendukung Pilgub yangg akan tidak sejalan dengan keinginan elit DPP, padahal Hanura Jabar sampai detik ini belum mengeluarkan keputusan terhadap salah satu calon. Semua itu pada akhirnya ada di tangan DPP. Dan DPD Hanura akan tegak lurus terhadap keputusan DPP Hanura.

"Maka dengan ini kami meminta Kepada Ketua Dewan Pembina untuk turun ke Jawa Barat menyelesaikan persoalan di DPD Jawa Barat serta mengusut tuntas para pihak-pihak yang dengan sengaja menyebar fitnah dan merusak tatanan dan citra organisasi Partai Hanura di Jawa Barat.
Pengurus di DPD partai Hanura Jawa Barat menyatakan diri bahwa segala keputusan yang dibuat oleh Ketua Umum Hanura Oesman Sapta akan tegak lurus sesuai dengan mekanisme, aturan yang telah di tetapkan oleh Dewan Pembina. (C68)
Share To:

Arahman Ali

Post A Comment:

0 comments so far,add yours