Surabaya, TrisaktiPost - Lembaga Ekonomi Aksi Kemasyarakatan (LEAK) melaporkan adanya dugaan korupsi pendidikan di Universitas Udayana, Denpasar Bali.

Dugaan korupsi itu terjadi pada Pengadaan Peralatan Laboratorium Fakultas Pertanian menuju Fakultas Pertanian International Laboratory Universitas Udayana dengan kode lelang 667033 senilai Rp 6.988.298.625,00. Penyedia barang dalam pengadaan tersebut yakni  PT Duta Cipta Artha yang beralamat di Ruko Graha Indah B1/44H, JL. Gayung Kebonsari Surabaya.

Bisa dilihat PT Duta Cipta Artha sebagai pemenang lelang dan yang kemudian menjadi penyedia barang pada pengadaan ini, kantornya sama persis dengan peserta lelang yang lain yakni CV Tunjang Langit yang juga merupakan salah satu peserta lelang yang lain dalam pengadaan ini.

Hal ini selain melanggar ketentuan UU nomor 5 tahun 1999 tentang monopoli dan persaingan usaha tidak sehat juga melanggar ketentuan pengadaan barang & jasa sebagaimana diatur oleh peraturan yang dipakai LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa pemerintah) yakni adanya dugaan persekongkolan vertikal dan persekongkolan horisontal.

Selain itu, ternyata PT Duta Cipta Artha dan  CV Tunjang Langit, adalah perusahaan yang terlibat aktif dalam kasus korupsi UPS (Uninterruptible Power Supply) DKI Jakarta, yang saat ini diadili di pengadilan Tipikor (tindak pidana korupsi) bahkan sebagian pelakunya sudah mendapat vonis hakim pengadilan Tipikor.

Menurut LEAK, dari pola proses pengadaan maupun barang-barang yang dikirim, selain ada indikasi rekayasa, juga ada indikasi mark-up harga sehingga barang yang dikirim selain mahal juga tidak bisa dipergunakan sesuai untuk kebutuhan dan peruntukan di Universitas Udayana.  Terindikasi ada uang negara dibelanjakan secara sia-sia.

Untuk itu LEAK berharap aparat hukum mengusut tuntas kasus ini, agar para koruptor tidak mengulangi perbuatannya di tempat lain. Demikian disampaikan dalam rilisnya ke TrisaktiPost (24/3).


Pemilik PT Duta Cipta Artha yang juga merupakan kerabat pemilik CV Tunjang Langit ketika dihubungi ponselnya belum memberikan tanggapan. (Jarak)
Share To:

Trisakti TV

Post A Comment:

0 comments so far,add yours