Jakarta, TrisaktiPost -  Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simandjuntak meminta penanganan tindakan terorisme diminta dilakukan secara hati-hati sehingga tidak mendorong tumbuhnya sifat radikal.

        Hal tersebut dikatakan Dahnil Anzar Simandjuntak dalam rapat dengar pendapat umum dengan Pansus Revisi UU Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme di Gedung DPR RI Jakarta, Rabu (1/6).

        Dalam RDPU yang dihadiri oleh sejumlah organisasi kemasyarakatan di bidang agama itu, Dahnil mengatakan dari sejumlah penanganan aksi terorisme yang sudah dilakukan masih ada yang dinilainya belum dilakukan secara hati-hati.

        "Penanganan yang salah, akan bisa memproduksi teroris baru. Pendekatan deradikalisasi yang efektif sangat diperlukan," katanya.

        Ia mencontohkan, dalam penanganan terduga aksi terorisme harus dijaga kejelasan dan juga alasan kenapa seseorang disangkakan terlibat aksi kejahatan itu.

        Tuduhan yang tidak cermat disertai dengan penanganan yang tidak cermat bahkan menyebabkan meninggalnya terduga teroris, bisa mendorong kebencian berbagai pihak yang bisa dimanfaatkan oleh pihak tertentu menjadi proses radikalisasi.

        "Poin tentang keadilan harus menjadi jiwa dari undang-undang tentunya peningkatan criminal justice system harus dilakukan," katanya.

        Sementara itu perwakilan dari Majelis Ulama Indonesia, Pengurus Pusat Muhammadiyah, Konferensi Wali Gereja Indonesia dan Persekutuan Gereja Indonesia, Matakin dan ormas lainnya secara umum sepakat bahwa terorisme timbul karena adanya ketidakadilan.

        Ketidakadilan dan ketimpangan diberbagai bidang bisa mendorong radikalisasi.

        Oleh karena itu ormas-ormas keagamaan tersebut meminta agar dalam aturan yang tengah dibahas tersebut juga memuat upaya-upaya pencegahan yang lebih baik.

        RDPU tersebut dihadiri oleh anggota Pansus Revisi UU Terorisme dan perwakilan dari berbagai ormas kemasyarakatan di bidang keagamaan.

        Rapat yang berlangsung mulai pukul 10.30 WIB itu dipimpin oleh Ketua Pansus RUU terorisme Muhammad Syafi'i. (Ant)
Share To:

Trisakti TV

Post A Comment:

0 comments so far,add yours