Jakarta, TrisaktiPost - Tim basket CLS Knight dengan skor 59-54 menyamakan kedudukan di "game" kedua 1-1 melawan Pelita Jaya dalam laga "final best of three" IBL 2016.

        "Laga berlangsung ketat, tetapi kami tampil lebih percaya diri sebagai pemenang, saya bekas pemain dan saya paham hal tersebut," kata Pelatih CLS Wahyu Hidayat Jati usai pertandingan final "game" kedua di Britama Arena, Sabtu malam (28/5).

        Dalam "game" ketiga yang akan digelar besok (Minggu, 28/5), Wahyu mengaku masih ada kendala dalam rotasi Big Man.

        Ia mengatakan bahwa permasalahan tersebut yang menyebabkan lawan gampang mencuri "rebound".

        Sementara itu, Kepala Pelatih Pelita Jaya Benjamin Alvarez Sipin III mengakui keunggulan dari CLS Knight.

        "Biar bagaimanapun kami memang kalah hari ini, belum ada strategi khusus pertandingan besok, kami akan istirahat dahulu," kata Benjamin menanggapi kekalahan Pelita Jaya.

        Pada jalannya pertandingan, kuarter pertama antara CLS Knight dan Pelita Jaya berakhir imbang dengan skor 18-18 berkat tembakan tiga angka dari Febri pemain CLS nomor 10.

        Kuarter kedua Pelita Jaya unggul dari CLS dengan skor 31-35. Kedua tim bermain dengan tempo tinggi, pertahanan CLS Knight tampak tertata "rapi" dengan selalu disiplin menjaga "paint area".

        Dengan pertahanan CLS yang susah ditembus Pelita Jaya terpaksa memaksimalkan poin dari tembakan tiga angka.

        Terbukti pada kuarter kedua Pelita Jaya melancarkan sebanyak 18 kali tembakan tiga angka dengan enam di antaranya menembus jaring CLS Knight. Hal yang sama dilakukan CLS karena sulit melakukan "drive in" di bawah ring, sembilan kali CLS melakukan percobaan "three poin", empat diantaranya sukses bersarang di ring Pelita Jaya.

        Selanjutnya, pada kuarter ketiga, CLS Knight mengungguli Pelita Jaya dengan skor 47-42. Permainan dengan maksimal "three poin shoot" tampaknya sudah terbaca oleh CLS dengan terbukti pertahanan CLS lebih melakukan "pressing" keluar area untuk membendung serangan dari "shooter" Pelita Jaya.

        Andre Jamarr yang sempat "mlempem" di kuarter satu dan dua. Akhirnya, dia menemukan kembali permainan terbaiknya di kuarter tiga dengan mencetak sembilan angka di kuarter tiga.

        Kuarter penentuan, kuarter empat CLS mengunci kemenangan atas Pelita Jaya dengan skor 59-54 untuk memaksa penentuan juara pada game ketiga.(Ant/Foto: karipagi.wordpress.com)
Share To:

Trisakti TV

Post A Comment:

0 comments so far,add yours