Jakarta, Trisakti Post – Kegaduhan yang terjadi saat ini membuat Relawan Jokowi Mania (JOMAN) gerah. Berbagai aksi politik, hukum, dan ekonomi berlangsung dalam waktu singkat. KPK dan Polri saling tuduh tersangka, Menkopulhukam membuat pernyataan “rakyat tak jelas” yang kontroversial, kebijakan mengijinkan kembali pengolahan konsentrat PT Freeport ke luar negeri, hingga kebijakan menteri BUMN Rini Soemarno yang jauh dari visi misi Nawacita-Trisakti.

Kegaduhan yang terjadi sudah jauh dari Nawacita-Trisakti dan program pemerintahan Jokowi-JK yakni menuju Indonesia berdaulat, mandiri dan berkepribadian. Kondisi yang tidak sesuai jalur ini membuat JOMAN mengeluarkan tiga tuntutan ke pemerintahan Jokowi-JK.

“Tritura Joman terdiri dari: satu, jalankan nilai-nilai Trisakti dan Nawacita. Kedua, usir antek-antek Neolib dari Istana. Dan ketiga, segera resuffle kabinet kerja,” ucap Ketua Umum JOMAN Emanuel di Jakarta (8/2/2015).

Menurut Emanuel, hiruk pikuk politik ini tidak boleh dibiarkan terus berlanjut. JOMAN tak akan membiarkan dan menutup mata. “Kami akan terus mengawal, mengkritisi kebijakan pemerintahan Jokowi-JK agar tak keluar dari garis Nawacita dan Trisakti,” tegas mantan aktivis 98 ini.

JOMAN tidak akan diam melihat rongrongan menteri tertentu yang hanya bekerja untuk kelompok dan ambisi pribadinya saja. “Kami relawan JOMAN yang ikut andil menjadikan Jokowi Presiden ke-7 Indonesia tak akan tinggal diam bila ada pihak-pihak yang merongrong. Apalagi oknum menteri kabinet kerja yang hanya mementingkan kelompok dan ambisi pribadinya. Mereka akan berhadapan dengan rakyat, kami rakyat yang jelas,”pungkas koordinator aksi Joshua. (A1)
Share To:

Trisakti TV

Post A Comment:

0 comments so far,add yours